Diperbarui September 2026
⚡ Jawaban Cepat
10 hari pertama Dzulhijjah adalah hari-hari yang paling dicintai Allah untuk amal saleh (HR Bukhari 969) — bahkan disebut lebih utama dari jihad fi sabilillah (kecuali yang syahid). Amalan utama: puasa Arafah (9 Dzulhijjah) yang menghapus dosa 2 tahun, memperbanyak takbir & dzikir, dan sedekah. Idul Adha 2027 diperkirakan jatuh 16 Mei 2027 (hisab Muhammadiyah), sehingga 1 Dzulhijjah 2027 diperkirakan mulai ± 7 Mei 2027.
📑 Daftar Isi
Kenapa 10 Hari Ini Istimewa?
Rasulullah ﷺ bersabda: “Tidak ada hari-hari yang amal saleh di dalamnya lebih dicintai Allah daripada hari-hari ini” — yakni 10 hari pertama Dzulhijjah. Para sahabat bertanya, “Tidak pula jihad fi sabilillah?” Beliau menjawab, “Tidak pula jihad fi sabilillah, kecuali orang yang keluar dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali sedikit pun (syahid)” (HR Bukhari 969, HR Abu Dawud 2438). Hadits ini menunjukkan bahwa amal saleh pada 10 hari ini punya keutamaan yang luar biasa — melebihi hampir semua amal lain, termasuk jihad, kecuali bagi yang gugur syahid.
Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) — Paling Utama
Di antara amalan 10 hari ini, puasa Arafah punya keutamaan paling besar. Rasulullah ﷺ bersabda: “Puasa hari Arafah, aku berharap kepada Allah agar menghapus dosa setahun sebelumnya dan setahun sesudahnya” (HR Muslim 1162, HR Ahmad 22650).
Catatan penting: puasa Arafah ini khusus dianjurkan untuk Muslim yang tidak sedang berhaji. Jamaah haji yang sedang wukuf di Arafah pada hari itu justru tidak disunnahkan berpuasa — agar mereka tetap kuat berdoa sepanjang hari. Kesunahan puasa Arafah juga mengikuti penentuan tanggal 9 Dzulhijjah di negara masing-masing, bukan harus persis bersamaan dengan hari wukuf aktual di Arafah (bisa berbeda 1 hari antarnegara).
Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah) — Apa yang Perlu Anda Tahu
Puasa Tarwiyah cukup populer dibicarakan, namun perlu disampaikan secara jujur: hadits yang secara spesifik menyebutkan pahala puasa Tarwiyah dinilai dha’if (lemah) oleh para ulama hadits — di antaranya Ibnul Jauzi yang menyatakan hadits ini tidak shahih, Asy-Syaukani yang menyebut salah satu perawinya dikenal sebagai pendusta, dan Syaikh Al-Albani yang turut mendhaifkannya.
Namun ini bukan berarti puasa di hari itu terlarang atau sia-sia. Anjuran berpuasa pada 8 Dzulhijjah tetap memiliki dasar — bukan dari hadits Tarwiyah yang spesifik tadi, melainkan dari hadits umum tentang keutamaan 10 hari pertama Dzulhijjah (lihat bagian pertama di atas), yang mencakup puasa pada hari-hari tersebut. Sebagaimana kaidah yang dipegang Ibnu Taimiyyah: tidak boleh menghukumkan wajib atau sunnah pada suatu amalan hanya berdasarkan hadits dha’if — tapi bila amalan itu sudah punya dasar lain yang sahih (seperti hadits umum di sini), amalan tersebut tetap dianjurkan.
Takbir: Mutlak vs Muqayyad
Ada dua jenis takbir yang dianjurkan menjelang dan selama Idul Adha:
- Takbir mutlak (tidak terikat waktu atau tempat, bisa dibaca kapan saja): mulai terbenam matahari malam Idul Adha, hingga imam memulai salat Id.
- Takbir muqayyad (terikat, dibaca setiap selesai salat fardhu): mulai selesai salat Subuh pada 9 Dzulhijjah (hari Arafah), hingga selesai salat Asar pada 13 Dzulhijjah (akhir hari Tasyrik).
Ketentuan ini dipahami secara konsisten baik di kalangan NU maupun Muhammadiyah — tidak ada perbedaan pendapat berarti pada poin ini.
Amalan Lain: Dzikir, Sedekah, Baca Al-Qur’an
Selain puasa dan takbir, amalan yang dianjurkan sepanjang 10 hari ini meliputi: memperbanyak dzikir dan tahlil, bersedekah, membaca Al-Qur’an, serta bagi yang mampu, menunaikan ibadah haji atau umrah. Semua amalan ini punya nilai berlipat pada hari-hari yang paling dicintai Allah ini — tidak perlu menunggu hari tertentu untuk memulainya.
Kalender 10 Hari Dzulhijjah 2027 (Perkiraan)
| Tanggal Hijriah | Perkiraan Masehi | Keterangan |
|---|---|---|
| 1 Dzulhijjah | ± 7 Mei 2027 | Awal 10 hari utama |
| 8 Dzulhijjah (Tarwiyah) | ± 14 Mei 2027 | Puasa Tarwiyah (opsional) |
| 9 Dzulhijjah (Arafah) | ± 15 Mei 2027 | Puasa Arafah (paling dianjurkan) |
| 10 Dzulhijjah (Idul Adha) | 16 Mei 2027 | Hisab Muhammadiyah (resmi) |
Tanggal di atas dihitung mundur dari ketetapan resmi Muhammadiyah (Kalender Hijriah Global Tunggal). Kemenag RI baru akan mengumumkan tanggal resmi melalui sidang isbat mendekati waktunya — kemungkinan berbeda 1 hari. Daftar pengingat gratis agar kami kabari begitu tanggal resmi ditetapkan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
1. Apakah puasa Tarwiyah wajib?
Tidak wajib. Bahkan hadits khusus tentang pahala puasa Tarwiyah dinilai lemah oleh para ulama. Namun berpuasa di hari itu tetap dianjurkan karena termasuk dalam 10 hari pertama Dzulhijjah yang penuh keutamaan.
2. Bolehkah puasa Arafah kalau saya tidak yakin tanggal pastinya?
Boleh mengikuti penentuan 9 Dzulhijjah versi ormas/lembaga yang biasa Anda ikuti (NU, Muhammadiyah, atau pemerintah). Yang penting niat puasa dilakukan pada hari yang diyakini sebagai 9 Dzulhijjah menurut rujukan Anda.
3. Kalau saya sedang berhaji, apakah tetap harus puasa Arafah?
Tidak — jamaah haji yang sedang wukuf di Arafah justru tidak disunnahkan berpuasa, agar tetap kuat berdoa sepanjang hari.
4. Kapan tepatnya mulai bertakbir?
Takbir mutlak (bebas waktu) dimulai sejak terbenam matahari malam Idul Adha. Takbir muqayyad (setelah salat fardhu) dimulai sejak Subuh 9 Dzulhijjah hingga Asar 13 Dzulhijjah.
📘
Unduh Gratis: Panduan 10 Hari Pertama Dzulhijjah (PDF)
Ringkasan amalan, dalil, tabel takbir, dan kalender 2027 — siap dicetak atau disimpan di HP. Cukup isi nama dan WhatsApp di bawah.
✍️ Tim AqiqahCentre — penyedia layanan aqiqah & kurban yang dilaksanakan di Tanah Suci, bagian dari AqiqahCentre Group, beroperasi sejak 2014 dengan 19.000+ hewan diuruskan.
Artikel ini bersifat edukasi, bukan fatwa. Untuk keputusan hukum fiqh, rujuk MUI atau ustaz tepercaya Anda.
Diperbarui: September 2026 · Baca juga: Idul Adha 2027 Jatuh Tanggal Berapa? · Kurban di Mekkah 2027